Mudah, Menghitung usia Kehamilan di Sehatq.com

Menghitung Usia Kehamilan dengan tepat sangat diperlukan oleh calon orang tua. Hal ini guna mempersiapkan dan memperkirakan kapan melahirkan.

Untuk mengetahui usia kandungan, maka perlu perhitungan yang tepat. Bagaimana caranya? Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan metode kalkulator kehamilan. Metode ini bisa dilakukan dengan cara manual menghitung sendiri ataupun dengan mnggunakan bantuan melalui sehatq.com. Di sana calon ibu dapat melakukan perhitungan usia kandungan cukup dengan mengingat HPHT, cukup di masukkan pada kolom yang tersedia, selanjutnya akan terhitung otomatis.

Metode tersebut dapat digunakan untuk menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan lahir (HPL). Dalam metode ini perhitungan berdasarkan dari hari pertama haid terakhir, serta rata-rata siklus haid. Selain berguna menghitung usia kandungan, metode ini dapat digunakan untuk menghitung berat badan yang normal bagi seorang ibu yang sedang hamil.

Usia kehamilan sendiri dapat dihitung mulai dari estimasi dari tanggal pertama haid yang terakhir.  Dengan asumsi tersebut, maka pembuahan terjadi pada hari ke-14 pada siklus haid. Namun demikian, hal ini dapat dipastikan secara akurat dengan pemeriksaan USG (ultrasonographic).

Sementara itu, kehamilan merupakan  proses pembuahan hingga melahirkan. Dalam jangka waktu inilah bayi bertumbuh dan berkembang di dalam rahim ibu. Satuan kehamilan yang biasa digunakan adalah minggu, dihitung sejak siklus menstruasi terakhir. Sedangkan kehamilan normal berlangsung 38 minggu hingga 42 minggu.

Jika ingin mengetahui usia janin dapat dilakukan dengan menghitung menambahkan 2 minggu sejak awal hari pertama haid.  Misalnya, jika usia janin di dalam kandungan 6 minggu, maka usia janin yang benar adalah 8 minggu.

Kemudian, untuk menghitung dan memperkirakan tanggal persalinan bisa diketahui dengan sangat mudah dengan kalkulator kehamilan. Selain itu, perlu diketahui proses yang tidak kala petingnya yakni proses ovulasi atau yang biasa disebut masa subur. Periode Siklus menstruasi ini terjadi saat sel telur matang untuk siap dibuahi.

Pada saat proses pelepasan sel telur yang telah matang dari ovarium ke saluran tuba falopi, artinya sel telur yang telah matang ini siap dibuahi (fertilisasi) oleh sperma.

Namun setiap wanita memiliki masa ovulasi yang berbeda-beda. Hal ini tergantung siklus menstruasinya. Secara normal siklus menstruasi seorang wanita bisa berlangsung pada 21 hingga 35 hari. Tetapi, umumnya wanita mempunyai siklus menstruasi selama 28 hari. Hal ini terhitung sejak hari pertama menstruasi pada bulan pertama hingga hari pertama menstruasi di bulan berikutnya. Berikut ini beberapa siklus menstruasi yang di alami oleh para wanita :

1. Siklus menstruasi 28 hari, untuk masa ovulasi yang akan terjadi pada hari ke-14 dari siklus, sehingga hari paling subur untuk berhubungan intim sangat direkomendasikan di hari ke-12, 13, dan 14.

2. Siklus menstruasi 35 hari. Pada siklus ini, masa ovulasi yang terjadi di hari ke-21 dari siklus, maka hari paling subur dan sangat tepat untuk berhubungan intim adalah hari ke-19, 20, dan 21.

3. Siklus menstruasi 21 hari, maka waktu ovulasi yang akan terjadi pada hari ke-7, sehingga hari paling subur dan sangat direkomendasikan untuk berhubungan intim yakni di hari ke-5, 6, dan 7.

Saat masa ovulasi tiba, umumnya terdapat beberapa perubahan yang terjadi pada tubuh. Agar tidak salah dalam bertindak, berikut ini beberapa tanda-tanda yang umumnya dirasakan para wanita saat dalam masa subur. Tanda-tanda tersebut yaitu keputihan bertambah, sakit pada area perut, gairah seksual yang meningkat, payudara terasa lunak. Oleh karena itu, mengapa penting mengetahui masa subur wanita, sehingga ini membantu lebih cepat untuk menghasilkan kehamilan, dan jika telah terjadi kehamilan gunakan metode  kalkulator tersebut agar bisa memperhatikan perkembangan usia tanpa perlu ke dokter. Selain kalkulator kehamilan di sehatq.com para calon ibu dapat mengetahui informasi seputar kehamilan.

Previous
Next Post »